Deteksi Kerusakan Kaki-Kaki Mobil Saat Mencuci

Deteksi Kerusakan Kaki-Kaki Mobil Saat Mencuci

Kaki-kaki mobil merupakan rangkaian komponen yang menyambungkan komponen pada sasis mobil dengan roda dan komponen lainnya. Tugasnya berbeda-beda, namun tujuannya sama yakni menghadirkan pengendalian dan kenyamanan bagi mobil saat berkendara.

Memang anomali pada kaki-kaki bisa terdeteksi ketika mobil sedang berjalan. Namun jika sudah terasa ketika mobil berjalan, biasanya kerusakkan sudah pada level lanjut. Nah, ada deteksi awal yang bisa Anda lakukan tanpa memerlukan pengetahuan teknis mendalam yakni dengan melakukan pemeriksaan mandiri saat sedang mencuci mobil.

Tentu pengecekan ini tidak harus dilakukan setiap Anda mencuci mobil. Sebab kebanyakan orang yang mencuci mobil di tempat pencucian mobil tak banyak yang mau mondar-mandir ke mobilnya saat sedang dicuci. Sebaiknya pemeriksaan dilakukan saat mobil sedang dibawa ke fasilitas pencucian mobil dengan fitur pengangkatan hidraulis. Toh Anda pun tak akan mencuci mobil dengan fitur ini setiap minggu sebab biasanya harganya lebih mahal dari pencucian mobil tanpa hidraulis.

Tapi anjuran kami lakukan pengecekkan ini setiap kali Anda melewati jalan yang rusak atau minimal 2 minggu sekali. Terutama setelah menerjang lubang di genangan air hujan. Toh sekalian membersihkan kolong mobil kesayangan Anda bukan?


Suspensi

Sistem suspensi umumnya terdiri dari pegas dan shock absorber. Kerusakan pada sistem ini biasanya terjadi pada shock absorber atau yang dikenal awam sokbreker. Komponen yang terdiri dari pipa berisi cairan ini akan terkompresi ketika roda mengayun untuk meredam pergerakan vertikal mobil. Jika komponen ini rusak maka cairan di dalamnya akan merembes melalui celah selongsong. Anda bisa mendeteksinya dari debu dan kotoran yang melekat pada suspensi. Jika suspensi Anda baik-baik saja, harusnya kotoran tak melekat pada cairan. Anda bisa mengeceknya ketika mobil terangkat sebelum mobil mulai dicuci saat kotoran masih ada.


Bearing

Bearing memang tak terlihat secara visual karena berada di bagian dalam sambungan roda. namun kerusakan bearing yang berfungsi sebagai pemulus putaran roda bisa terdeteksi ketika mobil diangkat saat mencuci. Caranya adalah dengan memutar roda ke arah depan. Jika roda memutar dengan mudah dan tak terasa hambatan dari bagian poros maka komponen ini dalam kondisi sehat. Namun jika ada hambatan dari bagian poros, kemungkinan besar bearing roda mobil Anda mulai kehilangan pelumas. Ciri lainnya, suara menderu akan terdengar saat melaju di kecepatan tertentu.


Tie rod

Komponen ini berpengaruh terhadap kemudi saat berkendara. Kerusakan kecilnya bisa terdeteksi begitu mobil diangkat. Periksa struktur tie rod apakah ada luka ataupun longgar dan mudah berguncang. Belokan roda dengan menggoyangkan ban dan perhatikan apakah ada komponen yang goyah. Jika demikian dipastikan tie rod tidak dalam kondisi sempurna.


Ball Joint

Komponen ini berfungsi menjadi titik sudut gerak roda ketika suspensi atau kemudi bergerak. Umumnya dilindungi oleh lapisan karet yang berisi pelumas. Jangan bersihkan kolong mobil terlebih dahulu untuk melihat apakah komponen ini rusak. Jika ada kotoran atau debu menempel pada rembesan pelumas di luar karet, berarti ball joint sudah dalam kondisi tidak prima.


Upper Support Shock Absorber

Komponen ini berada di engine bay. Tak perlu mengolong ke bawah mobil untuk menemukannya. Tugasnya adalah menjaga dari gesekkan antara logam shock absorber dengan sasis mobil. Kerusakannya pun biasanya mudah terdeteksi dengan retaknya karet upper support tersebut.


Karet Bushing

Komponen ini biasanya berbentuk selongsong besi dengan lapisan karet di dalamnya. Fungsinya adalah meredam getaran agar tak menyalur lewat komponen logam yang ia sambungkan. Kerusakan pada karet bushing biasanya terdeteksi secara visual dengan menggetasnya karet-karet ataupun pecahnya selongsong. Kerusakan ini bisa terdeteksi setelah mobil dibersihkan sebab ukurannya cukup kecil.


Ban

Meski komponen ini bisa terlihat dengan kasat mata saat mobil tak diangkat, namun saat mobil terangkat, Anda bisa melihat kondisi ban dengan sudut yang lebih banyak. Termasuk melihat keseluruhan tapak ban. Perhatikan jika ada permukaan ban habis tidak merata pada satu garis horisontal. Biasanya ini mengindikasikan adanya kerusakan pada shock absorber. Perhatikan juga jika ada benjolan di sekitar ban sebab dapat merembet ke komponen kaki-kaki jika dibiarkan.


Perhatian !

Jika sudah terdeteksi, jangan menunggu lama untuk mengganti komponen. Jika kerusakkan pada komponen kaki-kaki dibiarkan walau sepele bisa merembet ke komponen lainnya dan membutuhkan biaya yang lebih besar lagi.



Sumber : Autobild.co.id

Artikel Lainnya